Home » » AIR MATA CINTA PEMBERSIH DOSA

AIR MATA CINTA PEMBERSIH DOSA


AIR MATA CINTA PEMBERSIH DOSA
Oleh : Ibnu al-Jawz
Kealpaan atas perbuatan-perbuatan yang pernah kita lakukan ini sungguh menyedihkan dan sepatutnya kita renungkan. Betapa tidak setiap ketaatan dan kedurhakaan kita di catat olehnya, sekecil apapun itu. Dan, setiap kedurhakaan akan Dia mintai pertanggung jawabkan. Sayangnya, tak setiap waktu kita menyadari bahaya dari kealpaan ini. Kita terus saja larut dalam angan, terlena olehkelapangan, dan lalai akan serangan ajal. Kita kerap menunda-nunda amal yang dapat menyelamatkan kita pada Hari Kebangkitan. Kita tak jua jera tertipu oleh dunia dan permainan nafsu. Kita lalai membangun kebiasaan memohon ampunan dan menjalin hubungan mesra dengan Tuhan.

Terkadang kita sadar, buat apa mengejar harta bila akhirnya kita tinggalkan begitu saja. Tetapi, kesadaran ini timbul tenggelam dalam pusaran kesibukan kita melibati kehidupan. Kesadaran ini kerap tertindih oleh pemaknaan kita atas tanggung jawab terhadap keluarga, kemanusiaan, dan lain-lain. Kita pun lagi-lagi lebih cekatan dalam mencari dunia, seolah pencarian itu tiada berakhir. Sementara, kala mencari akhirat yang bernilai abadi, kita suka berlambang lamban. Mari kita renungkan..!!! Dalam sebulan belakangan, berapa malam yang sudah anda lewatkan demi mengejar dunia dan berapa malam yang sempat anda singgahi demi akhirat?

        Keindahan bahasanya sangat berbeda dengan bahasa buku-buku bertipe sejenis muhasabah karangan penulis lokal, wajar saja, ibn.Al Jawz adalah keturunan pertama khalifah Abu Bakar. Syair-syair para sahabat Rasulullah benar-benar menyayat hati pembacanya. Untaian katanya dapat menyelami hati dan menohok ke bagian paling sensitive sebagai manusia yang selalu lalai dari Allah.. Subhanallah..
Saya kutip salah satu tulisan yang menurut saya indah..
Wahai hamba yang buruk, betapa sering engkau melanggar, tetapi KU-tutupi.
Betapa sering engkau menerobos pintu larangan, tetapi KU-perbaiki.
Betapa sering Kami berusaha mengucurkan airmatamu, tetapi tidak juga keluar.
Betapa sering Kami berupaya menjalin hubungan lewat ketaatan, tetapi engkau malah lari dan pergi.
betapa banyak nikmat-KU yang tercurah padamu, tetapi Engkau tidak bersyukur.
Dunia dan hawa nafsu telah menipumu, sementara engkau tidak mendengar dan tidak melihat.
KU-tundukkan alam untukmu, tetapi engkau malah melampaui batas dan kufur.
Engkau meminta kekal di dunia padahal ia hanya jembatan bagi penyebrang.
(halaman 30)

          Selain muhasabah, dalam buku inipun terdapat syair-syair penuh cinta kepada Allah serta cerita para sahabat ataupun para umat terdahulu yang dalam hatinya hanya ada Allah. Selain itu terdapat pula hadist dan ayat Al-Qur’an yang semakin menguatkan pembacanya untuk segera bertaubat..
Buku ini dituliskan seolah-olah berkomunikasi dengan pembacanya, kita di posisikan sebagai orang yang minta di ingatkan, sehingga terasa sekali energi muhasabah yang samapai kepada para pembacanya.




Untuk lebih jelasnya silahkan Download Di sini


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Akief Takaful

0 komentar:

Poskan Komentar

 
© 2010-2012 AKIEF TAKAFUL
Desain by Akief Takaful | Powered by Blogger